Belajar Bisnis Sosial dari Profesional di Amerika Serikat

Sejumlah 31 fellow dari semua negara ASEAN dari beberapa ratus pelamar dipilih untuk ikuti program YSEALI Professional Fellow 2017 di Amerika Serikat. Program itu berjalan pada 10 Oktober – 16 November 2017.

Fellowship ini adalah gagasan dari Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama, yang diperuntukkan untuk beberapa calon pemimpin muda di ASEAN.

YSEALI yang disebut kepanjangan dari Young Southeast Asian Leader’s Initiatives yang telah mempunyai jejaring anak muda di semua dunia. Satu diantara peserta fellowship, yakni Annisa Hasanah, spesial menulis laporannya untuk Kompas. com.

Annisa menyebutkan maksud dari program fellowship ini yaitu untuk mengasah kepemimpinan beberapa professional muda yang tekuni bagiannya serta memperkuat pemahaman pada negara ASEAN dengan Amerika Serikat.

Fellow yang dipilih juga akan disebar ke semua penjuru Amerika Serikat, memperoleh satu worksite jadi tempat belajar sepanjang 6 minggu.

Annisa Hasanah adalah peserta yang datang dari Bogor. Dia adalah satu diantara fellow yang dipilih untuk ikuti program fully funded (bebas cost) ini dengan lima fellow dipilih dari Indonesia, salah satunya ada Pindah Saputra (Aceh), Muhammad Romdoni (Bandung), Vidya Spay (Solo), Nazar Malik (Makassar), serta Tisha Rumbewas (Jayapura).

Annisa adalah seseorang social pengusaha, pembuat game, serta penulis buku yang dipilih jadi YSEALI Fellow untuk pelajari seluk beluk mengenai usaha sosial di Amerika Serikat. Ini adalah pertama kali Annisa memijakkan kaki ke Amerika Serikat, yang disebut negara ke-32 yang sudah ia kunjungi.

Annisa sendiri sekarang ini mempunyai usaha sosial di bagian edukasi lingkungan dengan membuat product board game bernama ECOFUNOPOLY.

Permainan ini telah di pasarkan dalam beragam topik lingkungan, telah ditranslate dalam lima bhs (Indonesia, Inggris, Jerman, Tagalog, serta Burma), serta sudah mencapai beragam penghargaan nasional serta internasional, salah satunya : 1st Prize Winner Indonesia Sociopreneur Challenge, Winner YSEALI Future Seeds Grant, Kreativitaet im Studium Jerman, serta 1st Prize Winner United Nation Youth Volunteering Innovation Challenge di Thailand.

Leave a Reply